Apa itu sistem HVAC?

Kontraktor HVAC Jakarta adalah salah satu layanan jasa yang disediakan perusahaan yang bergerak di industri tata udara. HVAC merupakan sistem yang berhubungan dengan heating, ventilation, dan air conditioning. Dalam melaksanakan tugasnya, kontraktor HVAC  akan memastikan gedung atau bangunan mendapatkan instalasi yang memadai untuk menjaga aliran udara dan temperatur dalam ruangan.

Apa itu sistem HVAC?

Profesi kontraktor tak hanya berkaitan dengan pembangunan properti atau mengurus material bangunan. Pada HVAC, misalnya, kontraktor akan menangani pemasangan perangkat elektronik seperti pemanas atau AC (pendingin udara) dan mengatur sirkulasi udara. Dengan begitu, kualitas udara yang mengalir akan tetap bersih dan mencegah penyebaran virus berbahaya.

Sebelum mempelajari jasa yang diberikan kontraktor HVAC, alangkah baiknya Anda mendalami sistem yang mereka tangani. Sistem pengkondisian udara dalam HVAC adalah aplikasi dari sejumlah cabang ilmu Mechanical Engineering. Hal ini mencakup perpindahan panas, mekanika fluida, dan termodinamika.

Keberadaan kontraktor HVAC pun dianggap vital untuk berbagai industri, terutama yang menjalankan operasionalnya di gedung atau perkantoran. Perangkat elektronik seperti komputer, AC, atau mesin produksi harus dijaga tingkat kelembapannya sebaik mungkin. Tujuannya adalah untuk menjaga performa perangkat hingga mencegah kerusakan parah.

1. Heating 

H pada HVAC merujuk pada heating, yakni sebuah sistem pemanas yang umum diinstal dan dipakai di daerah-daerah beriklim dingin atau didominasi suhu dingin. Di Indonesia, pemasangan sistem ini oleh kontraktor HVAC memang tak setinggi di negara-negara sub-tropis atau empat musim. Namun, masih ada industri yang memanfaatkannya untuk menstabilkan temperatur ruangan.

Sistem heating pada HVAC terdiri atas furnace, boiler, radiator, heat pump, dan hydronic. Ketika diinstal Kontraktor HVAC Jakarta  , furnace dipastikan dapat berfungsi untuk menyediakan panas yang nantinya ditransfer ke hydronic. Komponen yang berada di boiler tersebut dapat tersirkulasi karena heat pump yang akan dialirkan ke radiator. Di sana, panas akan dipindahkan ke udara yang sudah tersirkulasi. Udara tersebut yang nantinya dipakai untuk memanaskan ruangan.

2.Ventilation 

Memastikan sirkulasi udara adalah salah satu pekerjaan utama yang ditangani Kontraktor HVAC Jakarta Selain mendapatkan kualitas udara terbaik, sistem ventilasi akan membantu mengeluarkan debu, menyeimbangkan tingkat kelembapan, mengusir bakteri dan bau tak sedap, hingga meregenerasi oksigen yang ada dalam ruangan.

Jenis ventilasi yang biasanya dipasang kontraktor HVAC  adalah ventilasi mekanis atau forced ventilation. Berbeda dengan ventilasi alami, ventilasi mekanis memanfaatkan kipas atau fan untuk menunjang proses sirkulasi udara dalam ruangan tertutup. Apalagi di gedung-gedung atau perindustrian besar, banyak ruangan yang tak memiliki tata udara yang baik.

Salah dua ruangan yang sering ditangani para kontraktor AC adalah dapur dan kamar mandi. Ventilasi yang dipasang di dapur berperan untuk menghisap asap dari kompor untuk kemudian dibuang keluar. Sementara ventilasi di kamar mandi akan membantu menghilangkan bau kurang sedap dari kotoran atau kelembapan yang terlalu tinggi.

3. Air conditioning

Bisa dikatakan air conditioning adalah sistem HVAC yang paling umum dan sering digunakan masyarakat Indonesia. Sebagian besar AC sudah memakai prinsip siklus mesin pendingin yang terdiri atas heat exchanger, kompresor, refrigerant, dan katup ekspansi. Namun, perlu diingat bahwa AC yang Anda instal di rumah berbeda dengan dijumpai di gedung perkantoran.

AC yang didesain untuk gedung perkantoran memiliki komponen bernama liquid chiller. Kontraktor HVAC akan memastikan liquid chiller menyerap panas dari udara yang sudah bersirkulasi lewat heat exchanger. Proses ini berlangsung dalam komponen bernama Air Handling Unit. Kemudian, panas dari liquid chiller akan diserap refrigerant lewat heat exchanger lain. Proses pendinginan bertingkat inilah yang nanti diurus juga oleh penyedia HVAC kontraktor.

Lantas, mengapa AC untuk gedung besar memanfaatkan liquid chiller? Pasalnya, udara yang bersirkulasi di tempat tersebut memiliki volume besar dan liquid chiller dianggap lebih efisien untuk menghemat konsumsi energi. Artinya, tagihan listrik yang dibebankan tak akan membengkak dan menekan pengeluaran biaya operasional.

Mengapa memakai jasa kontraktor HVAC?

Penjelasan di atas dapat menggambarkan sekompleks apa jasa yang diberikan kontraktor HVAC. Oleh karena itu, industri maupun perusahaan mengandalkan kemampuan mereka untuk menginstal sistem atau memperbaiki kerusakan yang dialami perangkat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *